>
Kamis, 02 Desember 2021 23:36

Inilah Kesan Rusli Habibie Terhadap Pelayanan Orang Terdekatnya Selama 9 Tahun Featured

Oleh
Beri rating
(0 suara)
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie foto bersama dengan pegawai yang sehari harinya bekerja di dekatnya usai makan malam di restoran Pulau Dua, Jakarta, Kamis (2/12/2021). Gubernur Rusli bercengkrama dan mengevaluasi anak buahnya jelang lima bulan berakhir jabatannya sebagai gubernur dua periode. (Foto: Dzakir – BPPG). Gubernur Gorontalo Rusli Habibie foto bersama dengan pegawai yang sehari harinya bekerja di dekatnya usai makan malam di restoran Pulau Dua, Jakarta, Kamis (2/12/2021). Gubernur Rusli bercengkrama dan mengevaluasi anak buahnya jelang lima bulan berakhir jabatannya sebagai gubernur dua periode. (Foto: Dzakir – BPPG).

JAKARTA, KOMINFOTIK – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bicara kesan dan pesan dilayani sebagai gubernur di hadapan anak buahnya. Ia sengaja mengumpulkan orang orang yang selama ini bekerja di dekatnya mulai dari pramusaji, sopir, protokol, humas, sespri, ajudan hingga perawat dan dokter gubernur.

 

“Provinsi Gorontalo sekarang banyak kemajuan itu bukan karena saya tapi andil dari kalian semua juga. Cleaning service juga terlibat. Intinya kalian harus kompak, profesional dan ihlas,” buka Rusli saat makan malam di Restoran Pulau Dua, Jakarta, Kamis (2/12/2021).

Rusli mengaku lima bulan jelang berakhir masa jabatannya, ia rindu dengan orang orang yang bekerja di dekatnya. Rindu tidak bisa lagi mengomeli satu-persatu.

“Saya akan sangat merindukan momen seperti ini. Rindu karena tidak bisa marahi kalian lagi. Kalau saya masih mengomeli itu tandanya saya sayang kalian, tapi kalau saya diam saya benar-benar marah,” kata Rusli Habibie.

Gubernur dua periode itu mengupas satu persatu kerja anak buahnya. Pramusaji misalnya. dinilai masih kurang tanggap dalam hal menyediakan makanannya maupun tamu VIP.

“Kadang-kadang pramusaji sudah siap di meja, ketika saya tanya makan apa hari ini dia enggak tau? masih ditanya lagi ke dapur. Nanti kalau yang dimasak buaya mereka enggak bakal tau kalau saya enggak nanya,” kata Rusli sambil bercanda.

Kinerja protokol dinilai dari koordinasi dan ketepatan mengatur waktu kegiatan pimpinan. Ia mencontohkan, tahun 2019 lalu sempat terjadi insiden Bupati Boalemo kala itu Darwis Mooridu, marah marah ke protokol karena harus menunggu lama kehadiran gubernur.

“Kalau humas sudah cukup bagus tapi harus ditingkatkan lagi kontennya. Kalimatnya harus mudah dimengerti orang. Contohnya saya, kalau bicara dengan warga di kampung harus bercanda dulu. Kalau bicara terlalu ilmiah pasti enggak nyambung,” nilainya.

Rusli Habibie juga menceritakan saat berbicara dengan sespri, kalau ada teman atau keluarganya mau pindah ia minta menjalani sesuai prosedur. Jangan karena dekat dengan gubernur, suratnya sudah difoto kirim ke Rusli.

“Saya enggak suka begitu, malah saya coret,” Rusli mengevaluasi.

Secara khusus, Rusli Habibie meminta maaf jika selama 9 tahun lebih menjabat gubernur ada salah dan khilaf. Ia berterima kasih selama ini sudah dilayani selayaknya seorang kepala daerah.

Pewarta: Isam/Ecyhin – Dinas Kominfotik

Baca 18 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2022, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama